SPUB Dorong Pengembangan Pembibitan Kelapa Unggul di Desa Gunung Gede
![]() |
| SPUB memberikan pendampingan pembibitan kelapa unggul dan teknologi pengolahan guna memperkuat ekonomi masyarakat Desa Gunung Gede. |
BLITAR – Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (SPUB)
terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Desa
Binaan di Desa Gunung Gede, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Sabtu
(18/7/2026). Program ini difokuskan pada pengembangan komoditas kelapa sebagai
salah satu potensi unggulan desa yang dinilai memiliki peluang besar untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola secara terpadu, mulai
dari pembibitan hingga pengolahan hasil.
Dalam kegiatan tersebut, SPUB memberikan pendampingan
mengenai teknik pembibitan kelapa unggul agar masyarakat memiliki pemahaman
yang lebih baik tentang proses menghasilkan bibit berkualitas. Pendampingan ini
diharapkan mampu menjadi fondasi bagi terbentuknya sentra pembibitan kelapa di
Desa Gunung Gede yang dapat memenuhi kebutuhan petani setempat sekaligus
menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.
Selain pembibitan, peserta juga mendapatkan pengenalan
teknologi pengolahan minyak kelapa menggunakan metode vacuum freezing.
Teknologi tersebut diperkenalkan oleh Hadi Apriliawan, pengusaha di balik merek
Metro Mesin sekaligus mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan SPUB. Melalui
pemaparan tersebut, masyarakat dikenalkan pada proses pengolahan yang mampu
menghasilkan produk minyak kelapa dengan kualitas lebih baik serta memiliki
nilai tambah dibandingkan metode pengolahan konvensional.
![]() |
| Perwakilan masyarakat menerima bibit kelapa unggul dari SPUB untuk mendukung pengembangan sentra pembibitan Desa Gunung Gede. |
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut,
SPUB menyerahkan sebanyak 20 bibit kelapa unggul kepada perwakilan masyarakat
dan tokoh desa. Penyaluran bibit ini menjadi langkah awal dalam membangun
sentra pembibitan kelapa di Desa Gunung Gede sekaligus mendorong masyarakat
untuk mulai mengembangkan budidaya kelapa secara lebih terarah dan
berkelanjutan.
Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan
produksi, tetapi juga bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola
potensi lokal. Melalui pendampingan yang dilakukan, masyarakat diharapkan mampu
mengembangkan komoditas kelapa dari sektor hulu hingga hilir sehingga mampu
memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi desa.
SPUB berharap pengembangan pembibitan kelapa unggul dapat memperkuat sektor produksi, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta membuka peluang terciptanya produk-produk bernilai tambah melalui penerapan inovasi teknologi pengolahan. Dengan demikian, komoditas kelapa tidak hanya menjadi hasil pertanian, tetapi juga dapat berkembang menjadi sumber ekonomi yang lebih produktif.
Melalui program Desa Binaan ini, SPUB juga terus mendorong
kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan potensi ekonomi
lokal, memperkuat kemandirian desa, serta menciptakan pembangunan yang
berkelanjutan berbasis sumber daya yang dimiliki masyarakat setempat.
.jpg)
